Bimbingan Teknis Keselamatan Pelayaran

Departemen PSP FPIK IPB, bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Tangerang serta alumni Departemen PSP FPIK IPB, melaksanakan bimbingan teknis keselamatan pelayaran untuk nelayan. Pada kesempatan ini peserta BIMTEK adalah nelayan dari kecamatan Mauk, Tangerang, sebanyak 32 orang nelayan. Kegiatan BIMTEK ini dilaksanakan di DKP Kabupaten Tangerang pada tanggal 20 – 22 Maret 2018. Kerjasama pelaksanaan BIMTEK antara Departemen PSP dengan DKP Kabupaten Tangerang ini telah dilaksanakan sejak tahun 2010.

Kegiatan BIMTEK kali ini diawali dengan pemberian materi upaya meningkatkan kesadaran nelayan akan banyaknya risiko bekerja di laut, peraturan dan lembaga yang terkait dengan keselamatan nelayan di laut, kompetensi nelayan yang harus terpenuhi hingga praktek bagaimana teknik penyelamatan diri di laut.

Nara sumber yang terlibat adalah staf Departemen PSP, yaitu : Dr. Yopi Novita, Dr. Darmawan, Dr. M Imron, Dr. Deni A Soeboer, Dr. Zulkarnain, Dr. Budhi Hascaryo Iskandar dan Dr Fis Purwangka. Sementara itu, alumni yang terlibat sebagai pemateriĀ adalah Adi Susanto, MSi dan Ima Kusumanti, MSc.

Seruuuuu…. nelayan sangat menikmati bimtek kali ini. Terutama saat praktek keselamatan di kolam.

Yukkkk….. keseruannya bisa dilihat di foto dan video berikut. šŸ˜‰

Ā Ā Ā Ā 

Ā 

Ā 

 

Pelatihan K3 Umum

Himpunan Mahasiswa Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (HIMAFARIN) bekerja sama dengan Laboratorium Keselamatan Kerja & Observasi Bawah Air (KKO) dan PJK3 PT. Indonesia Satu Persada, akan menyelenggarakan “Pelatihan K3 (Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja) Umum” pada tanggal 16-28 April 2018 di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB.

Pelatihan K3 Umum ini diperuntukkan bagi mahasiswa semester 7 dan dari kalangan masyarakat umum. Peserta yang lulus akan memperoleh sertifikat yang dikeluarkan oleh Kemnaker RI.

Program pelatihan K3 Umum ini bertujuan untuk mempersiapkan ahli-ahli K3 Umum yang dapat membantu mengembangkan K3 di tempat kerja masing-masing. Serta merupakan bentuk seleksi penilaian khusus bagi yang berminat menjadi ahli K3 sesuai UU No. 1 Tahun 1970. Pelatihan ini diselenggarakan selamaĀ 120 jam pelajaran, sesuai peraturan penyelenggaraan pelatihan K3 Umum yang berlaku.

K3 dibagi menjadi dua pengertian, yaitu :

Secara Filosofis :Ā Suatu pemikiran atau upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani, tenaga kerja pada khususnya dan masyarakat pada umumnya terhadap hasil karya dan budayanya menuju masyarakat adl dan makmur.

Secara Keilmuan :Ā Ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

Sementara itu, tujuan dari K3 diantaranya adalah :

  1. Melindungi kesehatan, keamanan dan keselamatan dari tenaga kerja.
  2. Meningkatkan efisiensi kerja.
  3. Mencegah terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja

 

1 22 23 24 25 26 28