Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional PSP Scipertion (Scientific Paper Competition), Universitas Hasanuddin Makasar

Kegiatan ini mengambil tema “Kontribusi pemuda dalam mendukung rencana aksi Nasional sustainable development (SDG) 14 untuk mewujudkan sektor perikanan yang mandiri”.

Alhamdulillah PSP FPIK IPB kembali mendapatkan juara, adalah Dwi Puspita Ria PSP 53, Bunga Mega Aprilia PSP 53, dan Ayi Warmia PSP 52 yang berhasil mendapatkan juara 2 Lomba Karya Tulis Nasional PSP SCIPERTION (Sciencetific Paper Competition) .

Kegiatan lomba tersebut berlokasi di kampus Universitas Hasanuddin Makassar pada tanggal 14-16 September 2018. Kegiatan diikuti oleh 14 tim dari 10 kampus terbaik se-Indonesia.

Hari pertama, 14 September 2018, finalis disambut hangat oleh panitia PSP SCIPERTION untuk melakukan registrasi dan technical meeting.

Hari kedua, 15 September 2018, seluruh finalis melakukan presentasi hasil karya terbaiknya dan menghadiri acara malam puncak 20 tahun PSP Unhas berlayar.

Hari ketiga, 16 September 2018, finalis melakukan kegiatan deklarasi cinta laut di Pantai Losari guna meningkatkan kesadaran betapa pentingnya menjaga laut. Kemudian, finalis pergi ke beberapa tempat wisata yang berada di kota Makassar. Acara tersebut ditutup dengan kegiatan foto bersama.

 

     

EXPEDITION OF FISHERMAN’S FRIENDS (EFF) WUJUD PENGABDIAN MAHASISWA PSP IPB UNTUK MASYARAKAT PESISIR

Himpunan Mahasiswa Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (HIMAFARIN), Institut Pertanian Bogor mengadakan kegiatan ekspedisi di wilayah Kampung Laut, Cilacap. Kegiatan tersebut diikuti oleh 44 peserta yang diantaranya terdiri dari 43 orang mahasiswa Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) dan 1 orang mahasiswa Fakultas Peternakan IPB. EFF merupakan salah satu mega program kerja HIMAFARIN sebagai wujud nyata dalam mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian.

Expedition of Fisherman’s Friends dilaksanakan selama satu minggu terhitung sejak tanggal 14-20 Agustus 2018, berlokasi di 2 desa yaitu Ujung Gagak dan Klaces. Desa Ujung Gagak merupakan desa yang memiliki potensi perikanan tangkap yang sangat besar karena secara geografis letak wilayahnya berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Disamping itu juga lebih dari 90 persen masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan penuh. Sedangkan untuk Desa Klaces juga memiliki potensi sumber daya di bidang pertanian serta adanya sentra batik pesisir. Kegiatan Expedition Of Fisherman’s Friends 2018 mengusung tema “Baktiku untuk Masyarakat Pesisir Kampung Laut”.

Kegiatan ekspedisi ini terfokus kepada 4 bidang yaitu penelitian, pendidikan, sosial, dan ekonomi. Dalam bidang penelitian peserta ekspedisi diarahkan untuk melihat kondisi sekitar wilayah kampung laut melalui kegiatan observasi lapang dan mengumpulkan data primer melalui kegiatan wawancara langsung kepada tokoh, nelayan, dan masyarakat setempat untuk mengetahui potensi dan permasalahan yang ada di kampung laut dari aspek bidang perikanan tangkap maupun pertanian. Pada bidang pendidikan peserta berbagi ilmu (knowledge sharing) tentang dunia perikanan secara luas, menanamkan pola hidup sehat dan murah, melalui program sosialisasi gizi dan kesehatan, melakukan praktik pembuatan tong sampah unik dari barang bekas sebagai upaya mengenalkan pendidikan lingkungan agar siswa mengetahui betapa pentingnya membuang sampah pada tempatnya, serta adanya aksi gerakan makan ikan (GEMARIKAN) yang dilaksanakan di SDN 1 Ujung Gagak dan SDN 2 Klaces. Sedangkan untuk kegiatan sosial peserta ekspedisi melakukan aksi coastal clean up dan kerja bakti bersama masyarakat desa guna membersihkan lingkungan dari sampah-sampah plastik yang tidak dapat terurai untuk dibakar. Karena jika tidak akan banyak menimbulkan efek negatif seperti pencemaran, banjir, dan sarang penyakit. Di bidang ekonomi sendiri peserta ekspedisi mencoba berbagi tips and trick bagaimana cara berwirausaha yang efektif dengan membuat produk diversifikasi pangan yang sehat, bergizi, dan bernilai jual tinggi dengan memanfaatkan produk lokal hasil perikanan.

Sasaran program diversifikasi pangan hasil perikanan sendiri ialah ibu-ibu PKK Kecamatan Kampung Laut. Produk yang dibuat berupa Nugget Ikan. Nugget Ikan merupakan salah satu produk diversifikasi pangan hasil perikanan yang mudah dalam proses pembuatannya.  Selain diajarkan membuat produk, ibu-ibu PKK juga diajak untuk belajar bagaimana cara pemasaran produknya agar diminati oleh konsumen. Teknik pemasaran yang diajarkan yaitu mengenai bagaimana cara mengemas produk dalam kemasan, pembuatan brand produk, dan memilih bentuk-bentuk kemasan yang sesuai. Sehingga nantinya produk yang sudah berhasil di buat menjadi nugget dapat dikemas dengan menggunakan kemasan yang menarik sehingga layak untuk dipasarkan secara luas dan secara langsung mampu meningkatkan nilai jual dari pada produk itu sendiri.

Kegiatan expedition of fisherman’s friends adalah metode yang efektif bagi mahasiswa Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan (PSP), Institut Pertanian Bogor untuk belajar studi ilmiah lapang secara langsung dengan menjadi bagian dari masyarakat pesisir selama satu minggu. Selain itu juga, dengan mengikuti kegiatan ekspedisi mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan softskill nya, sehingga nantinya setelah lulus dari perguruan tinggi mampu menjawab dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat untuk sistem yang lebih baik.  [Adi Nugroho]

      

 

 

1 2 3 31