Pemasangan Atraktor Pengkaya Sumberdaya Cumi-cumi di Perairan Kecamatan Keruak, Lombok Timur, NTB

Tim dosen pulang kampung IPB University melakukan pemasanganan atraktor cumi-cumi di perairan Kecamatan Keruak, Lombok Timur, NTB tanggal 25-26 Juli 2022.  Pemasangan atraktor ini dimaksudkan untuk membantu nelayan melakukan pengkayaan mandiri stock sumberdaya cumi-cumi yang ditangkapnya, serta untuk mendukung konservasi lingkungan dan pemulihan habitat perairan yang rusak akibat wisata pantai dan aktivitas lainnya di pesisir.

Tim dosen yang terlibat adalah Dr. Mustaruddin dan Prof. Mulyono dari Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan FPIK IPB University, serta Dr. Didik Santoso dan Dr. Karnan dari Program Studi Biologi FKIP Unram/Alumni IPB University. Dari kalangan nelayan dan masyarakat, yang terlibat dalam pemasangan atraktor cumi-cumi adalah Ketua Kelompok Nelayan Pesisir Bangsal (Bapak Supriadi), Pembina Kelompok Nelayan dan Pedagang Cumi Desa Tanjung Luar (Bapak Abbas Hasan), Perwakilan Pelabuhan Tanjung Luar, Tim Media dari Unram (Bapak Agus Satriawan), dan tiga nelayan yang bertanggung jawab dalam pemantauan dan pengelolaan atraktor cumi-cumi ke depan.

Atraktor yang dipasang berbahan dasar utama drum bekas yang merupakan hasil rakitan nelayan Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruk di bawah bimbingan tim dosen pulang kampung IPB University.  Atraktor tersebut dipasang pada kedalaman 4-6 meter di perairan pantai dengan jarak 5-8 meter antar drum.  Lokasi pemasangan merupakan wilayah perairan yang sebelumnya menjadi daerah penangkapan cumi dan berada pada koordinat 8o51’14” S dan 116o34’13’ E.  Penentuan lokasi tersebut dilakukan berdasarkan hasil diskusi dengan nelayan pada saat sosialisasi dan pelatihan penerapan atraktor cumi-cumi tanggal 24 Juli 2022 di Desa Tanjung Luar, Lombok Timur, NTB.

 

Leave a Reply