Welcome to Department of Fisheries Resources Utilization

Department of Fisheries Resources Utilization (DFRU) is one of the departments in the Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University. Its existence is based on the need for the development of science, technology and art within the scope of marine fisheries in Indonesia.

The department is the result of the development of Marine Fisheries Department under the Faculty of Veterinary University of Indonesia. Establishment of IPB University in 1963 was coupled with the establishment of the Faculty of Fisheries, where Marine Fisheries Department became its parts. Through time, the department changed its name several times before transforming into the DFRU as today.

The department has the mandate to develop the fisheries sector. This field is specific and a necessity in the management and utilization of fisheries and marine resources of Indonesia. Fishing technology involves multi-disciplines science and engineering incorporating textile technology, hydrodynamics, mechanical engineering, naval architecture, electronic and electrical engineering, fisheries biology, oceanography, hydroacoustic, meteorology, fish handling and processing technology, marketing and fisheries economics. In general, the group of knowledge in fishing technology consists of fishing gear and material technology, fishing vessels and auxiliary technology, fishing methods and operations, fish behavior, fish detection and location, fishery development programs and fishing port management.

Campus Location

Webmaster by Fis The Top

Webinar Publikasi Jurnal Terakreditasi

Forum mahasiswa pascasarjana PS TPL telah melaksanakan seminar mengenai strategi dan sharing pengalaman publikasi jurnal terakrediasi secara online (24/08/2020). Kegiatan ini merupakan program kerja dari kementerian bakat dan minat dari forum TPL. Siti Oftafia Wijayanti adalah ketua pelaksana webinar ini dengan dibantu oleh panitia dari forum TPL. Webinar diisi oleh dua narasumber. Narasumber pertama Dr. rer. nat. Kustiariyah, S.Pi, M.Si, beliau merupakan perwakilan dari Direktorat Publikasi dan Informasi Strategis (DPIS) IPB. Pemateri kedua adalah Dr. Zulhamsyah Imran, S.Pi, M.Si yang merupakan editorial board Biotropia Journal, Seameo Biotrop. Jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 91 orang selama proses pendaftaran berlangsung (2 minggu). Peserta terdiri dari mahasiswa IPB dan non IPB. Acara berjalan dengan lancar meskipun dilakukan secara daring.

Webinar dimulai tepat pukul 09.15 WIB. Kegiatan ini dipandu oleh MC, yaitu Siti Utami Pratiwi. Setelah MC membuka kegiatan, dilanjutkan dengan sambutan dari program studi TPL yang diwakili oleh Dr. Vita Rumanti K, S.Pi., M.T dan setelah itu Regi Darmawan memberikan sambutan sebagai ketua forum TPL. Materi disampaikan oleh pembicara seusai sambutan. Riska Fatmawati sebagai moderator yang memandu kegiatan inti ini. Sesi I disampaikan oleh Dr. rer. nat. Kustiariyah, S.Pi, M.Si dengan materi How to apply national and international journal?. Narasumber menjelaskan dengan detail mengenai pentingnya publikasi terutama bagi akademisi. Selain itu, Dr Kustiariyah juga memaparkan strategi untuk publikasi di jurnal bereputasi baik secara nasional maupun internasional. Sesi II dimulai pukul 10.40 dengan narasumber Dr. Zulhamsyah Imran, S.Pi, M.Si. Dr Zulham memperkenalkan Biotropia Journal, Seameo Biotrop (Q3) dan mendorong peserta untuk melakukan publikasi sebanyak-banyaknya dan sebaik mungkin. Selain itu, peserta dijelaskan mengenai alur untuk publikasi jurnal, khususnya di Biotropia Journal, Seameo Biotrop (Q3) secara rinci. Dari masing-masing sesi materi, peserta antusias memberikan pertanyaan kepada narasumber. Acara diakhiri dengan pemberian sertifikat kepada narasumber dan moderator secara online tepat pukul 11.30.

Kolaborasi Riset ‘ Improving Fisheries Information Traceability for Tuna (IFITT)’

Riset ini merupakan Kerjasama antara Departemen PSP FPIK IPB dengan Wageningen University. Tujuan dari riset ini adalah 1). Menerapkan sebuah sistem traceability yang “kaya informasi” dan mempelajari dampaknya sebagai sebuah mekanisme pengumpulan data yang berkelanjutan untuk perikanan tuna skala kecll di Indonesia. 2). Mencari tahu dan memahami bagaimana mekanisme insentif dapat digunakan untuk mengarahkan nelayan dan pelaku lainnya untuk  meningkatkan pelaporan kegiatannya. Riset ini dilaksanakan pada tahun 2018 hingga 2019. Peneliti yang terlibat dalam riset ini antara lain:  Dr.Budy Wiryawan, Amanda Doddema, Prof. Dr. Simon Bush, Dr.G.Spaargaren

1 2 3 44